Membuang sampah bukan sekadar menaruhnya di tempat sampah, melainkan bagaimana kita dapat memaksimalkan cara buang supaya sampah dapat diolah dengan lebih baik. Maka dari itu, agar pengolahan dapat maksimal kita perlu memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Adapun beberapa sifat sampah yang perlu kita ketahui yaitu Organik, Anorganik, Residu, dan B3. Penjelasannya sebagai berikut:

Organik
Sampah organik merupakan sisa dari makhluk hidup baik itu dari hewan, tumbuhan, atau manusia. Sampah ini mengalami proses pembusukan yang lebih cepat sehingga dapat terurai secara alami di alam. Selain itu, sampah organik dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu basah dan kering. Sampah basah sesuai dengan namanya mengandung banyak air, diantaranya sisa makanan berupa sayur atau buah-buahan. Sementara itu sampah kering hanya mengandung sedikit sekali air bahkan tidak ada, diantaranya dedaunan kering atau ranting pohon.

Anorganik
Sampah Anorganik adalah sampah yang asalnya bukan dari makhluk hidup. Banyak dari sampah ini merupakan hasil proses industri sehingga tidak dapat terurai secara alami karena materialnya terbuat dari hasil olahan bahan sintetik. Walaupun sulit terurai, sebagian dari sampah ini sangat mungkin untuk didaur ulang menjadi sesuatu yang baru dan bernilai jual.

Seperti sampah organik, sampah anorganik pun juga dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu lunak dan keras. Sampah anorganik lunak beberapa contohnya adalah plastik, kemasan, dan kain. Sedangkan itu, sampah anorganik keras lebih sering memerlukan alat khusus untuk mendaur ulang diantaranya gelas, besi, keramik.

B3
Sampah B3 mempunyai sifat berbeda dibanding jenis sampah lain sehingga butuh ditangani dengan cara khusus. Sampah ini mengandung bahan berbahaya atau beracun yang dapat mengganggu kesehatan dan mengancam kehidupan manusia.

Sampah yang termasuk dalam kategori ini berupa baterai bekas, sisa cairan pembersih, medis rumah seperti plester dan masih banyak lagi.

Residu
Sampah residu adalah sampah yang sudah tidak dapat digunakan atau sangat sulit untuk didaur ulang kembali. Beberapa residu diantaranya adalah tisu bekas, puntung rokok, plastik yang masih bercampur dengan sisa makanan, pembalut, popok dan masker sekali pakai.

Tidak semua tempat memiliki mesin khusus yang dapat memproses sampah residu. Maka dari itu, memaksimalkan cara kita memilah sangat berperan besar untuk mengurangi sampah residu agar tidak banyak yang berakhir di TPA.

Share this :
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftar untuk mengikuti unggahan terkini

Unggahan Terkini